7 Hal yang Perlu Diperhatikan untuk Para Pemula di WordPress

Proses belajar itu tidak hanya berlangsung di bangku sekolah dan perkuliahan. Belajar itu berlangsung sepanjang hayat manusia. Ada saja hal baru yang bisa dipelajari di dunia ini. Salah satunya adalah WordPress.

Mungkin bagi kalian, WordPress dahulu hanyalah tempat ngeblog gratis. Namun lebih dari itu, WordPress adalah sebuah CMS (Content Management Service) dimana kalian bisa mengatur situs web kalian dalam server dan cPanel yang telah kalian sewa dari perusahaan hosting.

CMS WordPress ini sudah melahirkan lebih dari 400 juta situs web yang ada di dunia ini. jadi, kalian tak perlu ragu untuk menggunakan CMS ini. Mempelajari WordPress bisa menjadi hal yang sanga mengasyikkan bagi siapa saja. Kalian bisa membangun sebuah situs web yang kalian impikan.

Nah, ada baiknya kalian mempelajari 7 tips ampuh di bawah ini untuk memperkaya pengetahuan kalian mengenai WordPress, terutama alat-alat yang disediakan untuk mengatur segala hal di situs web kalian.

1. Sidebar Bukanlah Gudang

Kebanyakan orang akan menaruh hampir semua kategori informasi yang ada dan menampilkannya di sidebar. Mulai dari iklan, tombol media sosial, pranala luar ke cuitan twitter kalian yang terbabru, foto dari fans di facebook dll. Namun apakah tombol-tombol tersebut memiliki fungsi yang penting selain hanya memenuhi ruang dan membuat mata pengunjung sakit?

Sortir ke hal-hal yang memiliki fungsi dan memenuhi kebutuhan saja, jangan taruh semua ke sidebar! Mungkin kalian berharap agar orang-orang akan memperhatikan dan mengeklik iklan yang kalian pasang, namun begitu orang-orang cenderung akan malas melihat jika mereka menemukan sidebar yang terlalu banyak berisi ikon-ikon tidak penting. bukan begitu?

buka ‘Appearance & Widget’ disana kalian akan menemukan daftar widget apa saja yang terpampang di sidebar kalian. HAPUS apa saja yang sekiranya tidak kalian butuhkan dan memiliki fungsi minor.

2. Atur Media Library

Apa yang kalian bayangkan jika mendengar atau membaca kata ‘Perpustakaan’? Buku yang tertata rapi, bersih, tidak berisik. Kira-kira itulah yang ada di kepala kalian. Nah, buatlah ‘Media Library’ kalian menjadi seperti itu! Buatlah perpustakaan media yang kalian unggah serapi mungkin dengan cara menamai tiap file media dengan nama yang sesuai peruntukannya.

Selain itu, buatlah hanya 1 folder agar perpustakaan media kalian tidak berantakan dan buat 1 kata kunci yang mewakili gambar atau media tersebut agar saat kalian ingin mencarinya, akan mudah ditemukan.

Bukalah ‘Setting & Media’ dan uncheck tombol yang ada disebelah ‘Organize my uploads into month- and year-based folders’ agar media yang kalian unggah terorganisir dalam 1 folder yang bisa kalian cari berdasar nama yang telah kalian masukkan sebelumnya.

3. Atur Penulisan Permalinks

Permalink adalah URL yang akan muncul di setiap halaman situs web kalian. Aturlah permalink ini sesingkat dan sedeskriptif mungkin agar mesin pencari akan lebih mudah menemukan situs web kalian jika ada kata kunci yang sesuai dengan kata kunci di situs web kalian.

Kalian bisa membaca artikel Cara Mengubah Permalink di WordPress agar anchor text kalian yang berisi pranala luar dapat terbaca oleh mesin pencari.

4. Tulis Judul dan Deskripsi Semangkus Mungkin

Judul adalah kail yang sangat ampuh menarik pengunjung. Saat kalian membagikan artikel kalian ke sosial media, banyak dari calon pembaca akan membaca judulnya, kemudian deskripsi singkat yang ada dibawahnya. Karena itulah kalian harus benar-benar memperhatikan penulisan kedua hal ini saat menulis artikel untuk situs web kalian.

Selain menarik pengunjung dari sosial media, judul juga menjadi kail bagi pengunjung yang datang dari memasukkan kata kunci di mesin pencari. Judul akan membuat mereka memutuskan untuk mengeklik situs kalian atau tidak.

Namun jangan sekali-kali berani memanipulasi judul ya! Jangan buat judul yang hanya memancing perhatian namun isi artikelnya tidak sesuai sama sekali dengan judul. Bukannya mendapat pengunjung yang banyak, kalian akan mendapatkan cap buruk alias blacklist dari mantan pengunjung kalian yang tertipu.

5. Pakai Gambar sebagai Kata Kunci

Siapa bilang gambar hanya berfungsi sebagai pemercantik, hiasan dan ilustrasi? Gambar juga bisa bekerja sebagai kata kunci lho! Dengan kata kunci yang kalian tuliskan di gambar, kalian bisa mendapat kesempatan untuk menarik pengunjung dari Google Image atau hasil pencarian gambar.

Dengan menulis kata kunci di kolom ‘Title’ dan ‘Alt Text’ kalian bisa menggunakan gambar sebagai kata kunci. Caranya pun sangat mudah. Kalian bisa membacanya di artikel Cara mencantumkan Alt Text pada Gambar di WordPress.

Namun jangan gunakan gambar yang tidak ada hubungannya dengan artikel ya. Hal ini akan berakibat sama dengan poin ke 4.

6. Sederhanakan Tampilan Situs Web

Ingin pengunjung situs web kalian betah berlama-lama dan berkeliling di situs web kalian? Selain konten yang berkualitas, jangan lupa buat tampilan situs web kalian menjadi sederhana, bebas gangguan seperti pop-up iklan, dan lagu, dan buat mereka lenih berfokus pada artikel di landing page kalian.

Landing page adalah sebuah laman utama, atau laman khusus yang dibuat untuk menyambut pengunjung di situs web kalian. Laman ini difungsikan untuk membuat pengunjung fokus ke apa yang ingin mereka dapatkan saat mengeklik situs web kalian di hasil pencarian mesin pencari.

7. Gunakan Lowly Footer

Di bawah artikel kalian biasanya ada ruang kosong, atau hanya ruang sempit yang berisi informasi mengenai situs kalian yang dibangung dengan CMS WordPress. Manfaatkan ruang ini untuk menunjukkan beberapa pesan seperti kepemilikan hak cipta, pranala untuk membuka laman lain yang penting, atau artikel serupa, atau informasi mengenai pemilik situs web.

Ingat, kebanyakan orang ingin mengetahui siapa saja orang yang ada di depan layar komputer mengetik seluruh artikel yang telah mereka baca. Selain agar lebih interaktif, hal ini penting ditunjukkan agar anda lebih mudah dikenali. Lalu, kenapa tidak memberikan apa yang mereka ingin tau?

Gunakan ketujuh tips diatas untuk merekahkan hubungan kalian dengan situs web yang kalian bangun dengan susah payah. Bangun dan bina ikatan antar diri kalian dan situs web, dengan begitu kalian akan tahu apa saja sekiranya kebutuhan dan apa yang sebaiknya diletakkan di situs web kalian agar menjadi lebih baik dan dapat memikat lebih banyak pengunjung.

Selamat mencoba!

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *