Maksud dari Kode Error di Internet

apa saja kode error yang ada

sumber: http://joomlart.s3.amazonaws.com1. Error 400 (Bad Request)

Kalian pasti sering menemukan, atau paling tidak pernah bertemu dengan kode seperti gambar diatas bukan? Angka tersebut merupakan kode, dan sebenarnya ada lebih dari 40 kode eror yang ada di dunia internet.

Sejak pertama kali dikembangkan pada tahun 70an hingga akhirnya berkembang lebih pesat dan tersebar ke seluruh dunia sejak 90an, Internet menjadi hal yang tak terpisahkan dari manusia.

Karena terbentuk dari kode-kode yang saling berhubungan, internet juga menggunakan kode-kode tertentu untuk memberitahu adanya eror yang terjadi dalam diri mereka. Para pengembang internet paling tidak membaginya ke 48 kode eror yang memiliki pengertiannya masing-masing.

Secara garis besar, kode eror ini dibagi menjadi dua yakni kode yang berawalan dengan angka dan angka 5. Kode eror dengan awalan angka 4 disebabkan kesalahan pemakai internet itu sendiri, sedangkan kode eror dengan awalan angka disebabkan oleh aktivitas server situs web.

Nah, kode-kode eror tersebut adalah:

1. Kode kesalahan 400 (Error Bad Request)
Sering ditemukan ketika kita salah mengetikkan alamat sebuah situs, coba periksa kembali pada address bar browser kalian untuk mengecek benar atau salah alamat situs tersbut. Atau kemungkinan lain server situs sedang mengalami gangguan, sehingga tidak dapat mengenali permintaan komputer kalian.

2. Error 401 (Server Not authorized)
Kalian yang tidak memiliki hak akses untuk membuka folder atau membuka situs web tersebut karena terproteksi oleh password yang dipasang oleh admin. Hal ini juga menandakan bahwa situs tersebut hanya ditujukan untuk kalangan tertentu yang mengetahui passwordnya.

3. Error 402 (Payment Required Error)
Tujuannya adalah bahwa kode ini dapat digunakan sebagai bagian dari beberapa bentuk digital cash atau skema micropayment seperti di PayPal, tapi hal itu tidak terjadi, dan kode ini jarang terjadi.

4. Error 403 (Server Forbidden)
Kalian tidak bisa mengakses situs web tersebut bukan karena tidak menggunakan password melainkan kesalahan dalam konfigurasi folder oleh si Admin web tersebut.

5. Error 404 (Server Not Found)
Halaman situs web yang kalian minta tidak tersedia di web hosting, jadi kalian harus menunggu Admin web tersebut untuk memperbaikinya. Dengan cara file dan folder situs web harus di upload seluruhnya ke akun hosting dan alamat link harus disesuaikan, dan perlu kalian perhatikan bahwa setiap link bersifat sensitif terhadap huruf besar dan huruf kecil.

6. Error 405 (Method Not Allowed)
Pesan ini muncul jika koneksi menggunakan metode yang tidak didukung oleh komputer server. Koneksi yang dimaksud adalah seperti koneksi dari IP address yang diblack list, atau dari daerah negara yang di blokir.

7. Error 406 (Not Acceptable)
Permintaan dari browser tidak dapat dipenuhi oleh server karena alasan tertentu.

8. Error 407 (Proxy Authentication Required)
Klien atau pengunjung harus terlebih dahulu mengotentikasi dirinya dengan pengaturan proxy.

9. Error 408 (Requst Timeout)
Pesan error seperti ini biasa terjadi ketika koneksi jaringan internet kita lambat, sehingga komputer server memutus request karena terlalu lama. Untuk mengatasinya, refresh browser kalian. Jika masih sama, maka reset modem dan koneksikan ulang.

10. Error 409 (Conflict)
Pesan error ini muncul ketika kita sedang mengakses sebuah situs, namun pada saat yang bersamaan pemilik situs sedang mengedit halaman sehingga terjadi konflik, dan tidak dapat diproses oleh komputer server. Kalian harus menunggu si Admin untuk menyelesaikan pengeditannya, dan setelah itu akan kembali normal lagi.

11. Error 410 (Gone)
Pesan kesalahan ini berarti halaman yang diminta sudah dihapus secara permanen, atau domain situs web tersebut sudah expired.

12. Error 411 (Length Required)
Permintaan tidak sesuai dengan panjang isi yang diperlukan oleh sumber daya yang diminta.

13. Error 412 (Precondition Failed)
Server tidak memenuhi salah satu prasyarat bahwa pemohon memakai permintaan tersebut.

14. Error 413 (Request Entity Too Large)
Jika kalian menemukan kode kesalahan seperti ini artinya, data yang diminta terlalu besar dan komputer server tidak bisa menampung besarnya data yang kalian minta. Juga bisa terjadi karena kuota bandwidth server sudah habis.

15. Error 414 (Reques URL Too Long)
Pesan error seperti ini sudah jarang dijumpai karena URL sudah dibuat sedemikian rupa lebih singkat. Kode error ini berarti URL yang ingin dituju terlalu panjang dan server tak mampu memprosesnya.

16. Error 415 (Unsupported Media Type)
Error ini akan muncul jika kita menggunakan jenis media yang tidak didukung atau tidak diizinkan oleh server. Misalnya kita mengunggah file gambar dengan format .PNG, namun server hanya mengizinkan format .JPG atau .GIF. Umumnya server tidak akan menampilkan status ini pada browser kita saat kondisi tersebut terjadi, melainkan hanya menampilkan pemberitahuan bahwa file gambar yang kita unggah tersebut tidak sesuai.

17. Error 416 (Requested Range Not Satisfiable)
Klien telah meminta untuk sebagian dari file, tetapi server tidak dapat menyediakan bagian itu. Sebagai contoh, jika klien meminta bagian dari file yang terletak di luar akhir file.

18. Error 417 (Expectation Failed)
Server tidak dapat memenuhi persyaratan bidang “Expect request-header”.

19. Error 418 (I’m a Teapot RFC 2324)
Kode ini didefinisikan pada tahun 1998 sebagai salah satu “IETF April Fools Jokes”, dalam “RFC 2324”, “Hyper Text Coffee Pot Control Protocol”, dan tidak untuk dilaksanakan oleh server HTTP yang sebenarnya. Namun, praktik tersbut diketahui memang ada.

20. Error 419 (Unused)
Status error ini adalah sebagai kode bahwa laman situs atau situs web secara keseluruhan sudah tidak terpakai lagi karena sudah dihapus atau hal tertentu.

21. Error 420 (Enhance Your Calm)
Status error ini digunakan kembali oleh Twitter, tepatnya pada Twitter Search and Trends API, untuk memberitahukan bahwa akses kita terbatas atau dibatasi. Umumnya layanan lain akan menampilkan status “429 Too Many Request” karena terlalu banyak orang yang mengaksesnya pada waktu yang bersamaan.

22. Error 422 (Unprocessable Entity WebDAV RFC 4918)
Permintaan tersebut adalah “well-formed” tetapi tidak dapat diikuti karena kesalahan struktur kata atau pembentukan kalimat.

23. Error 423 (Locked WebDAV RFC 4918)
Kode error ini adalah sumber daya yang sedang diakses terkunci. Jika sudah begitu secara otomatis data pada laman situs tidak akan tampil.

24. Error 424 (Failed Dependency WebDAV RFC 4918)
Kode error ini menandakan bahwa permintaan gagal karena kegagalan permintaan sebelumnya.

25. Error 425 (Unordered Collection RFC 3648)
Didefinisikan sebagai “WebDAV Advanced Collections Protocol”, tetapi tidak menyerupai “Web Distributed Authoring and Versioning (WebDAV) Ordered Collections Protocol”. kesalahan yang terjadi seperti kode yang mencari pasangan tapi tidak menemukannya.

26. Error 426 (Upgrade Required RFC 2817)
Klien diminta untuk meperbarui protocolnya.

27. Error 428 Precondition Required
Syarat yang diminta server asal agar laman situs yang diminta mampu ditampilkan. Tujuannya untuk mencegah kehilangan update masalah pada sumber data tersebut jika ada.

28. Error 429 (Too Many Requests RFC 6585)
Menandakan bahwa user mengirimkan terlalu banyak request dalam jangka waktu tertentu. Umumnya server akan memblokir IP yang mengirimkan terlalu banyak request pada waktu-waktu tertentu.

29. Error 431 (Request Header Fields Too Large)
Permintaan klien pada server tidak dapat diproses, baik berupa kolom header individu, atau semua sisi header yang terlalu besar.

30. Error 444 (No Response Nginx)
Tidak ada respon yang diberikan pada Nginx HTTP server. Justru server memutuskan koneksi klien sebagai upaya menghindari malware.

31. Error 449 (Retry With Microsoft)
Sebuah ekstensi pada Microsoft. Permintaan harus dicoba setelah melakukan tindakan yang sesuai.

32. Error 450 (Blocked by Windows Parental Controls Microsoft)
Artinya akses kepada situs web tersebut telah diblokir oleh sistem keamanan yang ada pada Windows Parental Control Windows, parental Control berguna untuk memblokir situs-situs yang berbau pornografi.

33. Error 451 (Unavailable For Legal Reasons Internet Draft)
Status ini memberitahukan bahwa akses ditolak karena alasan resmi atau legal. Umumnya jika suatu akses pada sebuah situs situs web atau pada blog telah diblok oleh pihak sensor atau pemerintah yang memiliki wewenang untuk melakukan hal tersebut. Contohnya adalah pada situs Megaupload yang telah ditutup oleh FBI karena mengandung konten yang ilegal.

34. Error 499 (Client Closed Request Nginx)
Sebuah ekstensi pada Nginx HTTP server. Kode ini diperkenalkan untuk login kasus ketika koneksi ditutup oleh klien sementara HTTP server memproses permintaan tersebut, membuat server tidak dapat mengirim header HTTP kembali.

35. Error 500 (Internal Server Error)
Kode error ini merupakan kesalahan konfigurasi pada akun hosting. Silahkan kalian cek file .htaccess pada akun hosting kalian dan pastikan setiap barisnya tertulis dengan benar sesuai dengan standar kodenya.

36. Error 501 (Not Implemented)
Server tidak mengenali metode permintaan, atau tidak memiliki kemampuan untuk memenuhi permintaan tersebut.

37. Error 502 (Bad Gateway)
Server bertindak sebagai gateway atau proxy dan menerima respon tidak valid dari server hulu.

38. Error 503 (Service Unavailable)
Server saat ini tidak tersedia karena kelebihan beban atau sedang maintenance. Umumnya, keadaan ini bersifat sementara.

39. Error 504 (Gateway Timeout)
Adanya ketidaktepatan waktu pada salah satu server dalam menjalankan respons yang diberi server lain. Respons yang diberikan server hulu tidak direspon dengan baik oleh komputer server yang bertindak sebagai gateway dan proxy sampai tenggang waktu yang diberikan habis.

40. Error 505 (HTTP Version Not Supported)
Server tidak mendukung versi protokol HTTP digunakan dalam permintaan (oleh pemakai internet).

41. Error 506 (Variant Also Negotiates RFC 2295)
Isi dari “content negotiation” yang merupakan hasil permintaan dari “a circular reference”.

42. Error 507 (Insufficient Storage WebDAV RFC 4918)
Server tidak dapat menyimpan representasi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan permintaan tersebut.

43. Error 508 (Loop Detected WebDAV RFC 5842)
Server terdeteksi pengulangan secara terus menerus saat memproses permintaan (dikirim sebagai pengganti 208).

44. Error 509 (Bandwidth Limited Axceeded)
Kode error ini menandakan bahwa penggunaan bandwidth pada akun hosting sobat sudah melebihi batas maksimal atau dengan kata lainover quota.

45. Error 510 (Not Extended RFC 2774)
Server meminta ekstensi lebih lanjut atas permintaan klien agar perintah klien dapat terpenuhi.

46. Error 511 (Network Authentication Required Approved Internet-Draft)
Klien perlu mengotentikasi untuk mendapatkan akses jaringan. Dimaksudkan untuk mencegat proxy yang digunakan untuk mengontrol akses ke jaringan (misalnya “captive portal” yang digunakan untuk meminta perjanjian untuk Persyaratan Layanan sebelum memberikan akses internet secara penuh melalui hotspot Wi-Fi).

47. Error 598 (Network Read Timeout Error)
Terjadi kesalahan pada jaringan saat membaca perintah Klien di luar dari batas waktu yang ditentukan.

48. Error 599 (Network Connect Timeout Error)
Waktu yang diberikan server untuk tersambung ke jaringan telah habis.

Apa maksud kode eror 404

sumber: makingdifferent.com

Nah, tadi adalah beragam kode eror yang ada dan mungkin suatu hari akan kalian temui karena suatu sebab tertentu. Kalian tidak perlu bingung jika bertemu dengan kode-kode eror tersebut karena sudah ada penjelasannya disini.

Semoga membantu.

Incoming search terms:

  • kode error internet

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *