Cara setting All in One SEO Terbaru 2017

Cara setting All in One SEO – Sudah bukan rahasia lagi jika plugin satu ini adalah plugin yang bisa dipercaya. Di instal lebih dari 3 juta orang, plugin satu ini sangat terkenal sejak lama diantara para penulis blog. Plugin ini bisa didapatkan secara gratis maupun berbayar yang tentunya akan memiliki fitur lebih dibanding dengan versi gratisnya hanya dengan harga USD79 atau sekitar Rp1.054.000 per tahun.

Plugin ini menawarkan fitur-fitur ciamik seperti integrasi dengan Google Analytic, optimasi judul pada search engine, meta tag, canonical URL, fitur untuk menghindari duplikasi konten, dan integrasi dengan WP e-commerce.

Sedangkan versi berbayar alias pro-nya memiliki fitur ekstra seperti pengaturan rewrite document title, pengaturan meta description, kata kunci tertentu untuk halaman utama, formulir memasukkan Google analytic UA ID dan akun di Google Plus, serta yang terbabru adalah Feature Manager (Di plugin SEO Ultimate disebut Module)

Layanan Feature Manager dapat kita gunakan untuk mengatur XML Sitemaps, Social Meta untuk menggunakan open graph, robots.txt, edit .htaccess, pengaturan impor dan ekspor, video sitemaps dan bad bot blocker.

Dari sekian banyak kelebihan yang ditawarkan, memang ada beberapa langkah yang bisa dibilang cukup rumit, terutama bagi mereka yang masih pemula. Ada pula yang bilang plugin ini sedikit tricky karena mesin algoritma mesin pencari yang sering diperbaharui, sehingga tidak pernah ada cara yang benar-benar pasti untuk meningkatkan level SEO kita.

Harapannya, dengan bantuan plugin ini akan mempermudah pekerjaan hanya dengan menyetting secara sederhana, dan tidak masuk ke kode html dan kode-kode situs web lainnya. Dengan adanya artikel ini saya harap kalian dapat lebih mudah mengatur level SEO kalian dengan lebih mudah.

Saya akan menjelaskan cara pengaturannya menurut sub-tab yang ada di plugin ini yang terdiri dari 3 sub-tab yakni General settings yang berisi 10 sub-tab, Performance yang berisi  1 sub-tab dan Feature manager yang berisi 1 sub-tab untuk mengatur SEO situs web kalian.

A. General settings

1.  General settings

  • Setelah kalian masuk ke dashboard kalian akan dengan mudah menemukan plugin ini dibawah kolom ‘Dashboard’ seperti gambar di atas.

  • Pada pengaturan ini akan lebih banyak mengatur pada penulisan URL yang tercipta disetiap pos atau artikel yang kalian tulis.
  • Pengaturan serupa juga sudah tersedia di pengaturan (Settings) WordPress.
  • Saran saya kalian memberikan tanda centang (check) pada kotak ‘No Pagination for Canonical URLs’ dan ‘Enable Custom Canonical URLs’ yang akan membuat kalian bisa menampilkan URL sesuai judul artikel, atau sesuai keinginan kalian.
  • Selebihnya, bisa kalian abaikan.

2. Home Page settings

  • Pada pengaturan Homepage Settings kalian bisa mengatur tampilan Judul situs web, tagline situs web, deskripsi situs web dan mengatur apakah halaman depan kalian bisa berganti-ganti atau tetap.
  • Perhatikan pula seberapa banyak atau panjang judul, tagline dan situs web.
  • Judul pada umumnya paling panjang sebanyak 57 karakter termasuk spasi.
  • Tagline dan deskripsi pada umumnya ppaling panjang sebanyak 16 karakter termasuk spasi.
  • Isikan kolom home title dengan judul utama situs web kalian, contoh: Belajar WordPress | Tutorial dan Pengetahuan
  • Belajar WordPress adalah nama utama situs web.
  • Tutorial dan Pengetahuan adalah tagline.
  • Perlu diketahui bahwa home title dan tagline akan terlihat di hasil pencarian dan di peramban bagian atas.
  • Jangan kosongkan kedua kolom teratas ini, karena jika kosong maka WordPress akan mengisinya secara otomatis secara pengaturan awal atau default, yang tidak SEO sama sekali.
  • Kolom Use Static Front Page Instead berfungsi untuk mengatur apakah halaman depan kalian bisa berganti-ganti atau tetap. Jika kalian ingin menggantinya bisa diatur melalui Dashboard      –> Settings –> Reading disitulah kalian bisa melihat mana front page kalian sekaligus mengaturnya.

3. Title settings

  • Seperti namanya, pengaturan ini berfungsi untuk mengatur Judul di hampir semua sudut situs web kalian.
  • Mulai dari judul halaman utama, judul laman, format judul artikel, kategori, arsip, hingga laman 404 atau laman ketika halaman yang dicari tidak ada.
  • Namun, pengaturan ini hanya bisa di pilih antara 2 pilihan, sesuai judul artikel, atau halaman dan atau salah satunya saja.
  • Jika kalian perhatikan tiap kolom ada tulisan yang diapit oleh simbol % (persen) dan dipisahkan olem simbol | (garis tegak) Kalian bisa menghapus salah satunya untuk menampilkan yang kalian pilih, atau bisa menampilkan keduanya. Kalian juga bisa mengganti simbol pemisah (|) dengan simbol yang kalian inginkan.
  • Contoh: Jika kalian memilih %post_title% | %blog_title% maka yang akan keluar di situs web kalian adalah Cara Setting All in One SEO Pack | Tutorial WP
  • Jika kalian memilih %post_title% ~ %blog_title% maka yang akan keluar di situs web kalian adalah Cara Setting All in One SEO Pack ~ Tutorial WP
  • Jika kalian menulis %post_title% saja maka yang akan ditampilkan di situs web kalian adalah Cara Setting All in One SEO Pack atau sebaliknya, jika yang ditulis adalah %blog_title% maka yang akan keluar adalah Tutorial WP namun saya yakin kalian tidak akan memilih opsi ini karena tidak menggambarkan artikel apa yang kalian tulis.
  • Pilih Disabled pada kolom Rewrite Titles karena kolom ini hanya berfungsi maksimal jika kalian menulis judul dan artikel dalam bahasa Inggris.

4. Custom Type settings

  • Pada pengaturan ini kalian dapat mengatur mana saja tempat yang ingin kalian SEO kan.
  • Pilih Enabled untuk ‘SEO for Custom Post Types’ karena akan mengSEO kan pos atau artikel yang kalian publikasikan
  • Pilih tempat mana saja diantara Pos, Laman, dan Media atau kesemuanya untuk di SEO kan. Kalian bisa memberi centang pada ketiganya agar situs web kalian lebih SEO
  • Pada kolom ‘Enable Advanced Options’ klik Disabled karena fungsi ini hanya akan menampilkan opsi di kolom pertama

5. Display settings

  • Secara default pengaturan diatas sudah optimal, jadi kalian bisa membiarkan seperti apa adanya.
  • Namun, jika kalian ingin menambahkan dimana saja kalian bisa menampilkan judul yang telah kalian atur di Title Settings, maka kalian bisa memberi tanda centang di ketiga kotak yang tersedia.

6. Webmaster Verification

  • Pengaturan ini digunakan agar situs web kita bisa lebih cepat diindeks oleh mesin pencari Google, Bing maupun Pinterest. Dengan di-indeksnya situs web kita, maka kesempatan untuk muncul di hasil pencarian teratas pun akan semakin besar.
  • Kalian bisa memverifikasi situs web kalian di laman cara verifikasi situs web di Google Search Console.

7. Google settings

  • Guna pengaturan ini adalah untuk memberikan verifikasi dan menghubungkan situs web kalian dengan akun media sosial seperti Google+. Cukup masukkan URL profil akun Google+.
  • Beri tanda centang di kolom ‘Display Sitelinks Search Box’ untuk menampilkan kotak search dibawah judul situs web kalian di laman hasil pencarian Google. Namun hal ini hanya bisa dilakukan atau ditampilkan oleh Google dengan algoritmanya.

8. Noindex settings

  • Di pengaturan ini kalian bisa mengatur bagian atau laman mana yang kalian tidak ingin Google untuk mengindeks nya.
  • Dengan memberi tanda centang pada pilihan yang ada di atas, maka plugin ini akan memberitahu robot pencari Google untuk tidak mengindeks dan masuk ke laman tersebut.
  • Hati-hati bagian mana yang ingin di indeks dan tidak.

9. Advanced settings

  • Seperti namanya, pengaturan ini lebih baik diatur oleh orang yang benar-benar memahami seluk beluk SEO dan Situs Web.
  • Ada baiknya jika kalian belum begitu memahaminya, meninggalkannya dengan pengaturan bawaan atau default yang sudah ada.

10. Keyword settings

  • Kalian bisa melewati pengaturan ini karena hal ini sudah tidak lagi efektif dalam hal SEO.
  • Tapi, jika kalian ingin merubah pada setting plugin ini maka kalian bisa mengaturnya sesuka kalian.

  • Setelah selesai mengatur, klik ‘Update Options’ untuk menyimpan perubahan atau pengaturan yang baru saja kalian lakukan.

B. Performance

cara pengaturan

  • Dalam pengaturan ini kalian bisa mengatur batasan memori PHP kalian ke titik tertentu.
  • Kalian juga bisa mengatur berapa lama eksekusi kode PHP kalian.
  • Sebaiknya pilih Disabled untuk kolom ‘Force Rewrites’ karena hal ini hanya berpengaruh jika kalian menulis dalam bahasa Inggris.

C. Feature Manager

pengaturan all in one seo pack

apa itu all in one seo pack

  • Terdapat fitur lain yang tentunya sangat bermenfaat untuk SEO. Seperti fitur Sitemap, Social meta, bad bot blocker, hingga mengecek status sistem situs web kita.
  • Kalian hanya perlu mengeklik ‘Activate’ untuk mengaktifkannya dan ‘Deactivate’ untuk mematikan fitur yang dipilih.
  • Jika kalian ingin mengembalikan pengaturan ke pengaturan bawaan, klik ‘Reset Features’

Semoga dengan adanya artikel ini Cara setting All in One SEO dapat membantu kalian dalam menyetting atau mengatur plugin yang sangat berguna ini.

Selamat mencoba!

Incoming search terms:

  • cara membuat wordpress terbaru 2017 versi

Mungkin Anda juga menyukai

3 Respon

  1. Outstanding story there. What occurred after?
    Take care!

  2. xxx berkata:

    І do not know whether it’s just me or if peгhaps everyone
    else experiencing issues wіth your site. It appears as if some of the written text within your content are running off the screen. Cаn someone else please provide feedback
    and let me know if this іs happening to them as well?
    This may be a іssue with mу internet browser ƅecause I’ve had
    this happen bеfore. Kudos

  3. Hello it’s me, I am also visiting this web page daily, this site is genuinely good and the visitors are actually sharing pleasant thoughts.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *