Tips Memilih Gambar yang Tepat untuk Situs Web

Saat kalian mengunjunggi sebuah situs web, selain judul dan kata kunci yang kalian cari, mata kalian juga pasti akan mudah tertuju pada gambar yang dipasang si empunya situs bukan? Elemen pelengkap berupa gambar ini adalah sebuah ilustrasi atau pelengkap teks yang perannya sangat penting.

Peran yang dilakukan oleh gambar adalah selain memberikan ilustrasi tentang apa artikel itu berbicara, menjadi ilustrasi visual dari teks deskriptif juga menjadi pengisi atau penghibur ketika mata telah lelah membaca sedemikian banyak teks.

Memperhatikan pentingnya peran sebuah gambar dalam sebuah artikel, maka berikut ini akan saya jelaskan 8 tips bagaimana memilih gambar yang tepat sebagai elemen pelengkap situs kalian agar pembaca betah berlama-lama disitus web kalian!

1. Berkualitas

Gambar yang jelas, tidak blur, dan tajam bisa menjadi mood booster para pembaca situs kalian. Dengan gambar yang berkualitas tinggi secara tidak langsung juga menggambarkan artikel yang berkualitas tinggi pula.

Gambar yang berkualitas tinggi biasanya memiliki ukuran besar pula. Akali keadaan ini dengan mengompress gambar tersebut sebelum kalian unggah ke situs web kalian agar media penyimpanan server kalian tidak cepat penuh.

2. Cari yang Orisinil

Jangan gunakan gambar yang terlalu populer, dan sudah dipakai dimana-mana. Jika kalian menggunakan gambar semacam itu maka pembaca kalian malah akan mengabaikan gambar dan menganggap artikel kalian juga sama saja dengan artikel lainnya.

Jika kalian tidak bisa menemukan gambar yang orisinil, kalian bisa membuatnya sendiri atau cari gambar yang paling sedikit dipakai dengan cara mencarinya di halaman agak belakang hasil pencarian Google, jika kalian mencari gambar di Google.

3. Memancing Respon

Cara paling mudah mencari perhatian dan membuat orang-orang ingat tentang suatu hal adalah dengan memancing respon mereka. Respon yang dipancing pun dapat beragam, mulai dari terkesima hingga yang negatif seperti marah.

Namun, demi kebaikan situs web kalian sendiri, carilah gambar yang berkonotasi positif dan tidak memancing respon negatif serta tidak berbau pornografi dan SARA.

Jika kalian menulis artikel yang sengaja memancing emosi atau respon tertentu. maka itu adalah langkah yang lebih baik!

4. Carilah yang Menarik Perhatian Pembaca secara Khusus atau dari Kalangan Tertentu

Misalkan ada situs web yang menjual berbagai perawatan kucing dan anjing dan target pengunjung mereka adalah para penyayang binatang. Maka adalah hal yang lumrah jika situs web tersebut selalu mengunggah gambar anjing dan kucing dan berbagai aktifitas kedua hewan lucu itu bukan?

Karena itulah sangat penting bagi kalian untuk memahami siapa sebenarnya target pembaca situs web kalian, dan pasanglah gambar yang sesuai dengan pembaca kalian. Jangan sampai kalian mengunggah gambar yang malah akan menjauhkan pembaca situs web kita.

5. Tampilkan Gambar yang Tampak Tak Disengaja (Candid)

Jika situs web kalian adalah sebuah situs web perwajahan dari perusahaan baik besar maupun kecil, maka ada baiknya kalian mengunggah dan menampilkan gambar candid alias gambar yang tampak seperti tidak sengaja diambil saat perusahaan kalian sedang berjalan di hari normal.

Hal ini bertujuan untuk menambah rasa kepercayaan para pengunjung situs kalian kepada perusahaan kalian. Karena gambar candid seakan berbicara bahwa seperti inilah gambaran sebenarnya, tanpa ada rekayasa seperti gambar yang tidak candid.

6. Gambar yang Sesuai dengan Penggambaran Situs Web Kalian

Setiap situs web atau perusahaan yang memiliki situs web pasti memiliki satu hal yang unik mengenai diri mereka. Gunakan keunikan tersebut untuk mencari atau membuat gambar yang serupa dan mengekspresikan keunikan tadi dengan tepat.

Contohnya, ada sebuah salon spa yang memiliki situs web. Maka situs web mereka sebaiknya berisi gambar-gambar yang menjelaskan atau menggambarkan sensasi menggunakan jasa spa di stempat tersebut. Gambar-gambar yang dipakai bisa seperti gambar yang membuat mata dan otak relaks serta gambar orang yang merasakan nikmatnya saat di Spa dan setelah melakukan Spa.

7. Potong (Crop) Jika Perlu

Beberapa gambar akan dapat lebih bercerita jika ada bagian yang dipotong dan difokuskan pada satu titik saja dan membuang bagian yang tidak terlalu penting.

8. Jangan Berlebihan Menggunakan Gambar

Segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Karena itu gunakan gambar seperlunya dan gunakan untuk menambal daerah kosong. Orang-orang tidak mau dibombardir dengan sederet gambar yang belum tentu ada hubungannya dengan artikel atau situs web yang mereka kunjungi.

Kecuali memang situs web kalian berfokus pada gambar layaknya instagram atau flickr, maka hal ini bisa diterima.

Semoga tips di atas bisa membantu kalian dalam menentukan gambar mana yang cocok untuk situs kalian ya!

Selamat berburu dan mencipta!

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *